.linkopacity img { filter:alpha(opacity=30); -moz-opacity: 0.30; opacity: 0.30; border:0; } .linkopacity:hover img { filter:alpha(opacity=100); -moz-opacity: 1.0; opacity: 1.0; border:0; } .linkopacityxtra:hover img { filter:alpha(opacity=1.1); -moz-opacity: 1.1; opacity: 1.1; border:0; }


Daftar Blog Saya

Selasa, 16 Juni 2009

Petani Cariu Butuh Alat Perontok

CARIU - Kecamatan Cariu merupakan salah satu lumbung padi terbesar di Kabupaten Bogor yang memiliki 2.615 hektare lahan pesawahan. Produktivitas padinya rata-rata mencapai 6,1 ton per hektare. Namun, fasilitas pertanian seperti alat perontok padi (power pesher) sangat minim.

“Kecamatan ini baru memiliki satu unit alat perontok padi. Padahal, alat tersebut sangat membantu peningkatan produksi padi petani,” terang Ketua Kelompok Tani Berkah Saluyu Suparman, kemarin.

Karena itu, dia berharap pemerintah dapat membantu memberikan alat perontok padi tersebut. Sebab, penggunaan alat tersebut dapat mengurangi tenaga. Proses pemisahan padi pun menjadi lebih cepat.

Kepala Unit Pelaksana Teknik (UPT) Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kecamatan Cariu Uum Mulyana menerangkan, perontokan padi dengan menggunakan mesin memiliki banyak keuntungan. Misalnya, untuk areal satu hektare, tenaga yang digunakan cukup empat orang dan hanya memakan waktu empat hingga lima jam. “Sementara bila dikerjakan tradisional, satu hektare membutuhkan tenaga 15 orang dengan waktu enam jam,” kata Uum.

Selain lambat, merontokkan padi dengan cara manual membuat padi terbuang hingga 15 persen. (sal)

Tidak ada komentar:

 

Copyright 2009 All Mangapul Nababan themes by One 4 All