.linkopacity img { filter:alpha(opacity=30); -moz-opacity: 0.30; opacity: 0.30; border:0; } .linkopacity:hover img { filter:alpha(opacity=100); -moz-opacity: 1.0; opacity: 1.0; border:0; } .linkopacityxtra:hover img { filter:alpha(opacity=1.1); -moz-opacity: 1.1; opacity: 1.1; border:0; }


Daftar Blog Saya

Selasa, 02 Juni 2009

Mega-Prabowo Memerintah, Saatnya Berbicara Pemerataan Ekonomi

Dalam kurun 40 tahun terakhir pemerintah hanya membicarakan soal pertumbuhan dan stabilitas ekonomi, tanpa menyadarkan rakyat tentang pemerataan pembangunan dan ekonomi.Disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), HM Taufiq Kiemas, sekarang, melalui ekonomi kerakyatan yang diusung Mega-Prabowo saatnya untuk berbicara tentang ketiganya, stabilitas, pertumbuhan, dan pemerataan. Ekonomi yang menyentuh hati rakyat.

"Sebab yang rakyat minta itu cuma satu, negara yang gemah ripah rohjinawi. Dan itu sebabnya (perlu) stabilitas dan pemerataan. Masalah ekonomi kerakyatan basic needs (kebutuhan dasarnya adalah sandang, pangan dan papan rakyat," tutur bapak HM Taufiq Kiemas, didampingi Ketua Umum Gerindra, Ir. H Tommy Suhardi, kepada pers saat deklarasi Tim Kampanye Mega-Prabowo Provinsi DKI Jakarta di Cengkareng Indah, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (2/6),

"Ekonomi kerakyatan menurut kami, ya ekonomi yang menyentuh hati rakyat. Dulu, 40 tahun kita hanya berbicara masalah stabilitas, pertumbuhan. Dan kita juga nggak tahu kapan pemerataannya. Sekarang lebih hebat lagi," pungkas Ketua Deperpu PDI Perjuangan, HM Taufiq Kiemas didampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Ir H Tommy Suhardi.[sfn/kin]

Tidak ada komentar:

 

Copyright 2009 All Mangapul Nababan themes by One 4 All