Jakarta - POLRI mewaspadai sejumlah wilayah rawan menjelang Pemilu 2009, yang perlu dicermati dari aspek keamanannya. Secara nasional, wilayah rawan tersebut meliputi Aceh, Maluku, dan Papua. Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri juga minta agar aparat tak lengah sedikit pun terhadap wilayah kategori aman di tingkat kabupaten dan kota lainnya di Tanah Air.
Guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, yang punya hak politik, Polri juga menggelar pasukan di tiga titik Indonesia, yakni Lapangan Monas Jakarta, Makassar, dan Aceh. Dengan demikian, diharapkan konstituen dapat menyalurkan hak politiknya, tanpa dibayangi rasa kekhawatiran akan gangguan keamanan.
“Kami tetap memberikan perhatian pengamanan untuk wilayah-wilayah lainnya, termasuk wilayah-wilayah yang masuk dalam kategori aman, jangan sampai lengah sedikitpun,” tandas Kapolri di Jakarta, Selasa (10/3).
Pola pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilu 2009, jelas Bambang, diperketat dengan menempatkan dua anggota Polri, 10 anggota Linmas untuk 5 TPS bagi TPS dengan kategori aman.
Sedangkan untuk TPS rawan I, diterjunkan dua anggota Polri, empat anggota Linmas untuk dua TPS. Untuk TPS rawan II, diterjunkan dua anggota Polri, 4 anggota Linmas untuk 1 TPS. Dengan demikian, diharapkan Pemilu 2009, dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Selain kekuatan tersebut, untuk pengaman pemilu, Polri juga mendapat bantuan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Jumlah anggota TNI yang ditempatkan guna pengamanan pemilu tersebut terdiri atas satu satuan setingkat batalyon (300 orang) untuk tingkat Polda tipe A. Untuk Polda tipe B, ditempatkan anggota TNI sebanyak dua satuan setingkat kompi (200 orang).
Untuk Polwiltabes ataupun Poltabes, ditempatkan pasukan TNI sebanyak satu satuan setingkat kompi (100 orang), sedangkan untuk tingkat Polres, ditempatkan anggota TNI sebanyak satu satuan setingkat peleton (30 orang).
“Sementara ini, kami mewaspadai dan menjaga kondusivitas keamanan di wilayah hukum Papua, Maluku dan Aceh,” tandas Kapolri. Dikatakan Bambang, terkait kondisi keamanan di wilayah Maluku menjelang Pemilu 2009, Polda tersebut telah melakukan permintaan penambahan jumlah pasukan Brimob. Jumlah pasukan yang dikirim berjumlah dua satuan setingkat kompi (SSK). Pasukan ini akan ditempatkan di wilayah itu hingga 20 Oktober 2009.
Selain itu, Bambang juga mengatakan, pihaknya telah menggelar operasi khusus kepolisian di wilayah hukum Aceh, yang bertujuan menjaga kondusivitas keamananan di wilayah tersebut.
Kamis (12/3) besok, Polri akan melaksanakan gelar pasukan pada tiga tempat di Indonesia. Keempat titik itu, masing-masing Lapangan Monas, Jakarta yang akan dihadiri kekuatan pasukan dari Polda Metro Jaya, Polda Banten dan Polda Jawa Barat. Di tempat ini, upacara itu akan dipimpin langsung oleh Kapolri.
Untuk Wilayah Timur akan dilaksanakan di Makassar dengan Irwasum Polri Komjen Jusuf Mangga Barani sebagai inspektur upacara, sedangkan wilayah Barat Indonesia gelar pasukan itu akan dilakukan di Aceh, dan akan dipimpin oleh Kabaintelkam Mabes Polri Irjen Saleh Saaf.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar