.linkopacity img { filter:alpha(opacity=30); -moz-opacity: 0.30; opacity: 0.30; border:0; } .linkopacity:hover img { filter:alpha(opacity=100); -moz-opacity: 1.0; opacity: 1.0; border:0; } .linkopacityxtra:hover img { filter:alpha(opacity=1.1); -moz-opacity: 1.1; opacity: 1.1; border:0; }


Daftar Blog Saya

Rabu, 11 Maret 2009

Sintong: Banyak Peristiwa yang Disamarkan

Jakarta: Letjen (Purn) Sintong Panjaitan meluncurkan buku 'Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando' yang ditulis oleh Hendro Subroto setebal 520 halaman।

"Selain berisi pengalaman hidup juga pengalaman tugas dan berbagai peristiwa penting dalam sejarah ABRI," kata Sintong ketika menyampaikan kata sambutan di Balai Sudirman, Jakarta (11/3).

Menurut Sintong, buku ini diterbitkan atas desakan keluarga, terutama istrinya, teman, dan para senior tentara, untuk mengungkapkan kebenaran sesungguhnya di balik peristiwa-peristiwa bersejarah. "(Karena) banyak pengalaman yang perlu diungkap, banyak peristiwa yang disamarkan," ujar mantan Staf Khusus Presiden Habibie ini.

Sintong mengatakan banyak kebohongan yang dibagikan kepada publik oleh para pejabat Orde Baru. "Ada yang bisa mengatakan dan menguraikan tidak sesuai dengan yang sesungguhnya. Padahal saya terlibat secara fisik dan masih hidup," katanya.

Menurut Sintong, peristiwa apapun tidak boleh dihapus dan harus tetap dicatat sebagai bagian dari sejarah. "Ini merupakan barang bukti yang berharga demi masa depan," ujarnya.

Bahkan mantan Panglima Daerah Militer Udayana ini mengatakan, buku ini tidak untuk mencari kesalahan dan bukan untuk menghakimi orang lain. "Ini murni sebagai pelajaran supaya kesalahan masa lalu tidak diulangi di masa depan," kata dia.

Acara peluncuran yang dihadiri oleh beberapa tokoh nasional ini mendapat pengawalan cukup ketat. Selain polisi, beberapa anggota Provost Komando Pasukan Khusus dengan baret merah juga turut berjaga-jaga.

Beberapa tokoh yang hadir antara lain; Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md, Ketua Komisi Hukum DPR Trimedya Panjaitan, Sutiyoso, Akbar Tanjung, Rizal Ramli, dan mantan Presiden Abdurahman Wahid.

Karangan bunga yang menghiasi pelataran Balai Sudirman di antaranya berasal dari Ilham Habibie, Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga Adhyaksa Dault, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie, Kepala Bappenas Paskah Suzetta, dan Gubernur Lemhanas Muladi.

Tidak ada komentar:

 

Copyright 2009 All Mangapul Nababan themes by One 4 All